Ikuti Kami

Keajaiban Istigfar anak kepada Ayahnya

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pergantian Kepengurusan KKG PAI

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Ukhuwah dan kerjasama adalah bagian dari ibadah

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 21 Januari 2026

Kabar gembira 2025-2026 pemerintah adakan percepatan untuk sertifikasi guru dalam astacita (Ibu Hj. Erna)

TANGERANG – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidik dan kesejahteraan guru, Kementrian Agama Kota Tangerang melalui instansi terkait tengah mempersiapkan langkah strategis bagi guru yang terdaftar dalam aplikasi SIAGA. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh guru dapat mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai syarat mutlak mendapatkan sertifikasi.


​Namun, Ibu Hj. Erna menekankan bahwa untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi, terdapat standarisasi ketat yang harus dipenuhi oleh setiap tenaga pendidik. Berikut adalah poin-poin penting yang perlu diperhatikan:

1. Pemenuhan Beban Kerja (Jam Mengajar)

​Guru wajib memenuhi standarisasi pemberian tunjangan, salah satunya adalah pemenuhan jam mengajar. Jumlah jam tersebut harus sesuai dengan jenjang mengajar yang diampu. Ketidaksesuaian beban mengajar dengan linieritas ijazah dan jenjang dapat menghambat proses pencairan tunjangan meskipun guru telah bersertifikat.

2. Prioritas bagi Guru yang Terdaftar di SIAGA

​Kabar baik bagi para pendidik di lingkungan Kota Tangerang: semua guru yang saat ini sudah terdata di aplikasi SIAGA akan diusahakan secara maksimal untuk bisa mengikuti tahapan PPG. Hal ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memeratakan akses sertifikasi bagi guru agama khususnya.

3. Aturan Mengenai Rangkap Jabatan

​Terdapat regulasi khusus mengenai posisi guru di sekolah untuk menjaga efektivitas mengajar:

  • Jenjang SD: Guru dilarang keras melakukan rangkap jabatan di lingkungan SD.
  • Jenjang SMP/SMA/SMK: Rangkap jabatan masih dimungkinkan di jenjang ini.
  • Pengecualian Khusus: Guru tetap diperbolehkan mengampu posisi lain apabila terdaftar secara resmi dan memiliki Surat Keputusan (SK) dari sekolah sebagai Guru Rohis.
  • ​"Kami ingin memastikan bahwa setiap guru di Kota Tangerang tidak hanya sejahtera secara finansial melalui sertifikasi, tetapi juga memenuhi standar kompetensi dan administrasi yang telah ditetapkan," ujar Ibu Hj. Erna dalam arahannya.


Guru PAI harus jadi leader terbaik (Hj. Umroh)

TANGERANG – Kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi harga mati bagi setiap pendidik, khususnya bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang telah menyandang status sertifikasi. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Seksi PAIS Kemenag Kota Tangerang, Hj. Siti Umroh, MM, dalam kegiatan Pembinaan Guru PAI dan Sosialisasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahun 2026.

​Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula SDIT Al-Fattah, Periuk, Kota Tangerang, pada Kamis (22/1/2026). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Bapak Korwil H. Ahkamad Sayudin, M.Pd, serta Drs. Hamjah, S.Pd, MM.Pd, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kualitas guru di wilayah tersebut.

Disiplin Adalah Cerminan Sertifikasi

​Dalam sambutannya, Hj. Siti Umroh mengingatkan bahwa TPG bukan sekadar hak finansial, melainkan amanah besar yang menuntut profesionalisme. Beliau menekankan bahwa guru yang telah tersertifikasi harus menunjukkan etos kerja yang lebih unggul dibandingkan sebelumnya.

​"Sertifikasi adalah simbol profesionalisme. Oleh karena itu, disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas di sekolah harus menjadi prioritas utama. Kita harus membuktikan bahwa guru PAI layak menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan," ujar Hj. Siti Umroh di sela-selah arahannya.

Pelayanan Terbaik untuk Guru Agama

​Guna mendukung kinerja para pendidik, Hj. Siti Umroh berkomitmen bahwa instansinya akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh guru agama. Kemudahan akses informasi, transparansi administrasi, dan pendampingan berkelanjutan menjadi fokus utama di tahun 2026 ini.

​"Kami ingin memastikan seluruh guru PAI mendapatkan pelayanan yang maksimal. Jika gurunya merasa terlayani dengan baik, maka semangat mengajar di kelas pun akan meningkat," tambahnya.

Menjadi Leader dan Terus Upgrade Diri

​Di era digital yang berkembang pesat, guru PAI dituntut untuk tidak berhenti belajar. Hj. Siti Umroh mengajak para guru untuk terus melakukan upgrade diri, baik dari sisi kompetensi pedagogik maupun penguasaan teknologi.

​Beliau berharap guru PAI mampu menjadi leader atau pemimpin bagi kemajuan Pendidikan Agama Islam, khususnya di Kota Tangerang. Guru PAI tidak boleh hanya menjadi pengikut arus, melainkan harus menjadi inovator yang membawa perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.

 

Poin Strategis: Apa Saja yang Harus di-Upgrade oleh Guru PAI?

​Dalam sesi diskusi teknis, terdapat beberapa poin utama yang menjadi fokus peningkatan kualitas guru PAI agar tetap relevan di tahun 2026:

  • Penguasaan Teknologi Pendidikan (EdTech): Guru PAI tidak boleh gagap teknologi. Penggunaan Learning Management System (LMS), aplikasi kuis interaktif, hingga pemanfaatan AI untuk media pembelajaran harus mulai dikuasai untuk menarik minat siswa milenial dan Gen Z.
  • Literasi Administrasi Digital: Seiring dengan pelayanan berbasis digital, guru wajib mahir dalam mengelola data di aplikasi SIAGA dan EMIS. Pemutakhiran data secara mandiri dan tepat waktu adalah kunci kelancaran pencairan TPG.
  • Metode Pembelajaran Aktif: Mengubah pola pengajaran dari searah (ceramah) menjadi metode yang lebih kolaboratif, seperti Project Based Learning (PjBL) yang mengaitkan materi agama dengan persoalan nyata di masyarakat.
  • Kompetensi Literasi & Publikasi: Guru didorong untuk mampu menulis karya ilmiah atau artikel populer mengenai pendidikan agama sebagai bagian dari pengembangan profesi berkelanjutan (PKB).
  • Penerapan Moderasi Beragama: Sebagai leader, guru PAI harus mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama yang kuat kepada siswa guna menangkal radikalisme dan mempererat toleransi di lingkungan sekolah.

​​Sinergi untuk Pendidikan Tangerang

​Senada dengan hal tersebut, Bapak Korwil H. Ahkamad Sayudin, M.Pd, dan Bapak Drs. Hamjah, S.Pd, MM.Pd, menyambut baik arahan tersebut. Sinergi antara guru, korwil, dan Kemenag diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang unggul, modern, dan berakhlak mulia di wilayah Periuk, Cibodas, dan Jatiuwung.

​Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab mengenai teknis TPG 2026, yang diikuti dengan antusias oleh ratusan guru PAI yang hadir.


PEMBINAAN GURU PAI TPG 2026, (KORWIL JATI UWUNG, PERIUK CIBODAS)

 

Tangerang – Dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik serta memperjelas mekanisme hak-hak guru, telah diselenggarakan kegiatan "Pembinaan Guru PAI & Sosialisasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahun 2026". Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Auditorium Yayasan Islam Al-Fattah pada Kamis, 22 Januari 2026.

​Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di wilayah Korwil Periuk, Cibodas, dan Jatiuwung untuk mendapatkan informasi terkini langsung dari para pemangku kebijakan.

Fokus pada Profesionalisme dan Kesejahteraan

​Hadir sebagai narasumber utama, Hj. Siti Umroh, MM, selaku Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) Kemenag Kota Tangerang. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa Tunjangan Profesi Guru bukan sekadar tambahan penghasilan, melainkan bentuk apresiasi atas profesionalisme guru yang harus dibarengi dengan peningkatan kinerja di dalam kelas.

​"Guru PAI harus menjadi teladan dalam karakter dan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan di tahun 2026 ini," ujar Hj. Siti Umroh dalam sesi sosialisasinya.


Dukungan Penuh dari Pimpinan Wilayah

​Acara ini juga dihadiri dan didukung penuh oleh jajaran pimpinan pendidikan setempat. Bapak H. Ahkamad Sayudin, M.Pd, selaku Korwil setempat, memberikan arahan mengenai sinergi antarwilayah guna memastikan administrasi guru berjalan lancar tanpa hambatan.

​Turut memberikan pendampingan dan motivasi bagi para peserta adalah Bapak Drs. Hamjah, S.Pd, MM.Pd. Kehadiran para tokoh ini memberikan semangat baru bagi para guru untuk terus berdedikasi dalam mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan agama yang moderat dan berkualitas.

Poin Penting Sosialisasi:

  • Update Regulasi: Penjelasan mengenai aturan terbaru pencairan TPG tahun anggaran 2026.
  • Validasi Data: Pentingnya akurasi data di sistem EMIS dan SIAGA bagi guru PAI.
  • Penguatan Karakter: Peran strategis guru PAI dalam menjaga moralitas siswa di era digital.

​Melalui pembinaan ini, diharapkan para guru PAI di wilayah Periuk, Cibodas, dan Jatiuwung semakin solid, profesional, dan sejahtera, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan di Kota Tangerang.