TANGERANG – Kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi harga mati bagi setiap pendidik, khususnya bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang telah menyandang status sertifikasi. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Seksi PAIS Kemenag Kota Tangerang, Hj. Siti Umroh, MM, dalam kegiatan Pembinaan Guru PAI dan Sosialisasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahun 2026.
Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula SDIT Al-Fattah, Periuk, Kota Tangerang, pada Kamis (22/1/2026). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Bapak Korwil H. Ahkamad Sayudin, M.Pd, serta Drs. Hamjah, S.Pd, MM.Pd, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kualitas guru di wilayah tersebut.
Disiplin Adalah Cerminan Sertifikasi
Dalam sambutannya, Hj. Siti Umroh mengingatkan bahwa TPG bukan sekadar hak finansial, melainkan amanah besar yang menuntut profesionalisme. Beliau menekankan bahwa guru yang telah tersertifikasi harus menunjukkan etos kerja yang lebih unggul dibandingkan sebelumnya.
"Sertifikasi adalah simbol profesionalisme. Oleh karena itu, disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas di sekolah harus menjadi prioritas utama. Kita harus membuktikan bahwa guru PAI layak menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan," ujar Hj. Siti Umroh di sela-selah arahannya.
Pelayanan Terbaik untuk Guru Agama
Guna mendukung kinerja para pendidik, Hj. Siti Umroh berkomitmen bahwa instansinya akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh guru agama. Kemudahan akses informasi, transparansi administrasi, dan pendampingan berkelanjutan menjadi fokus utama di tahun 2026 ini.
"Kami ingin memastikan seluruh guru PAI mendapatkan pelayanan yang maksimal. Jika gurunya merasa terlayani dengan baik, maka semangat mengajar di kelas pun akan meningkat," tambahnya.
Menjadi Leader dan Terus Upgrade Diri
Di era digital yang berkembang pesat, guru PAI dituntut untuk tidak berhenti belajar. Hj. Siti Umroh mengajak para guru untuk terus melakukan upgrade diri, baik dari sisi kompetensi pedagogik maupun penguasaan teknologi.
Beliau berharap guru PAI mampu menjadi leader atau pemimpin bagi kemajuan Pendidikan Agama Islam, khususnya di Kota Tangerang. Guru PAI tidak boleh hanya menjadi pengikut arus, melainkan harus menjadi inovator yang membawa perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Poin Strategis: Apa Saja yang Harus di-Upgrade oleh Guru PAI?
Dalam sesi diskusi teknis, terdapat beberapa poin utama yang menjadi fokus peningkatan kualitas guru PAI agar tetap relevan di tahun 2026:
- Penguasaan Teknologi Pendidikan (EdTech): Guru PAI tidak boleh gagap teknologi. Penggunaan Learning Management System (LMS), aplikasi kuis interaktif, hingga pemanfaatan AI untuk media pembelajaran harus mulai dikuasai untuk menarik minat siswa milenial dan Gen Z.
- Literasi Administrasi Digital: Seiring dengan pelayanan berbasis digital, guru wajib mahir dalam mengelola data di aplikasi SIAGA dan EMIS. Pemutakhiran data secara mandiri dan tepat waktu adalah kunci kelancaran pencairan TPG.
- Metode Pembelajaran Aktif: Mengubah pola pengajaran dari searah (ceramah) menjadi metode yang lebih kolaboratif, seperti Project Based Learning (PjBL) yang mengaitkan materi agama dengan persoalan nyata di masyarakat.
- Kompetensi Literasi & Publikasi: Guru didorong untuk mampu menulis karya ilmiah atau artikel populer mengenai pendidikan agama sebagai bagian dari pengembangan profesi berkelanjutan (PKB).
- Penerapan Moderasi Beragama: Sebagai leader, guru PAI harus mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama yang kuat kepada siswa guna menangkal radikalisme dan mempererat toleransi di lingkungan sekolah.
Sinergi untuk Pendidikan Tangerang
Senada dengan hal tersebut, Bapak Korwil H. Ahkamad Sayudin, M.Pd, dan Bapak Drs. Hamjah, S.Pd, MM.Pd, menyambut baik arahan tersebut. Sinergi antara guru, korwil, dan Kemenag diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang unggul, modern, dan berakhlak mulia di wilayah Periuk, Cibodas, dan Jatiuwung.
Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab mengenai teknis TPG 2026, yang diikuti dengan antusias oleh ratusan guru PAI yang hadir.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.